PENTINGNYA KONTROL
* untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
* untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya
TUGAS KONTROL CBIS
Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi
* Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga
* AREA PENGONTROLAN CBIS
* KONTROL PROSES PENGEMBANGA
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :
* Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala
* Fase Analisis & Disain
> Mengidentifikasi kebutuhan informasi
> Menentukan kriteria penampilan
> Menyusun disain dan standar operasi CBIS
* Fase Implementasi
> Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
> Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
> Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
* Fase Operasi & Kontrol
> Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
> Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
* KONTROL DISAIN SISTEM
* Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
* Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
* Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
* Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
> Perancangan dokumentasi
> Pemerolehan dokumentasi
> Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
> Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
> Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
> Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
> Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan
II. Entri Transaksi
* Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
1. Entri Data
> Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
> Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
> Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
> Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch
> Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi
III. Komunikasi Data
* Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
* Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
IV. Pemrosesan Komputer
* Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
* Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
* Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
1. Kata kunci (Password)
2. Direktori pemakai (User Directory)
3. Direktori elemen data (Field Directory)
4. Enkripsi (Encryption)
V. Output Komputer
* Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
1. Distribusi
> Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
> Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
> Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
> Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
> Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
> Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
> Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
> Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
* Rencana Keadaan darurat
> Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
* Rencana Backup
> Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
* Rencana Record Penting
> Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
* Rencana Recovery
> Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan
sumber : http://edysoewanto.wordpress.com/2010/11/18/pentingnya-manajemen-kontrol-keamanan-pada-sistem/#comment-8
Rabu, 30 November 2011

WBS merupakan perangkat yang membantu kita untuk menentukan dan mengelompokkan elemen-elemen pekerjaan (tugas) dan membantu mengetahui Ruang Lingkup pekerjaan.
Penulisan Ilmiah yang saya kerjakan berjudul “PEMBUATAN WEBSITE PEMBUDIDAYAAN JANGKRIK CV.EDDY JANGKRIK DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DREAMWEAVER 8.0, PHP DAN MYSQL”. Dalam pembuatan website ini saya menggunakan software Macromedia Dreamweaver 8.0 dan pemrograman PHP serta database MySQL.
Website ini dilhat dari sisi pengunjung hanya terdapat empat halaman yaitu halaman HOME yang berisi pembukaan mengenai website tersebut. Halaman INFO JANGKRIK yang berisi mengenai informasi seputar jenis-jenis jangkrik.Ada pula halaman PROFIL dan CARA BETERNAk
Jika dilihat dari sisi anggota website ini mempunyai dua halaman yaitu halaman PEMESANAN yang berisi form untuk pemesanan jangkrik, halaman FORUM untuk sarana bertukar informasi antar member.
Dalam pembuatan website ini, saya menggunakan struktur navigasi campuran atau composite yang terdiri dari struktur navigasi non linier dan hirarki. Berikut struktur navigasi yang saya buat :
Rabu, 12 Oktober 2011
Telematika e-banking
Telematika dan E-Banking
Kata ini tidak terdengar begitu asing di telinga kita. Telematika sering kali kita sebut dalam percakapan sehari-hari tanpa mengetahui apa arti mengenai telematika itu sendiri. Banyak orang yang salah mengartikan telematika tetapi mereka tetap saja dengan percaya diri menyebut kata ini, walaupun interpretasinya menjadi salah. Sebenarnya, apa itu telematika??
Telematika adalah istilah untuk mendefinisikan Telekomunikasi melalui media informatika. Telematika mencakup dua teknik, yaitu telekomunikasi dan informatika. Keduanya dapat digunakan dalam bidang penelitian seperti digital data processing, network programming, managemen telekomunikasi, sentral telepon, router, dan lain sebagainya.
Penerapan Telematika
Penggunaan telematika sangat membantu bagi masyarakat. Misalnya dalam bidang pembangunan daerah, dengan adanya telematika, aliran informasi dapat diterima oleh penduduk Indonesia yang berada di daerah terpencil dengan letak geografis yang sulit untuk dijangkau. Penerimaan informasi pun akan merata di semua daerah, tak terkecuali daerah terpencil di Indonesia.
Seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan Telematika yang sangat pesat menjadikannya bagian dari insfrastruktur pembangunan. Sebagai bukti, Telematika dapat mempercepat transaksi dan perhitungan bisnis menjadi lebih akurat melalui e-commerce. Hampir semua transaksi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, contohnya adalah penggunaan internet banking yang semakin gencar belakangan ini.
Internet banking atau e-banking adalah salah satu aplikasi di dunia bisnis yang berbasis internet. E-banking didukung oleh perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi dan tentunya internet. Di Indonesia sendiri, hampir semua bank sudah mempunyai aplikasi internet banking, sebagai contoh Bank BCA dengan aplikasi Klik BCA.
Persyaratan Bisnis
Adapun persyaratan bisnis untuk Internet Banking adalah :
1. Aplikasi yang mudah digunakan : implementasi agar memudahkan pengguna adalah melalui pendekatan menggunakan web browser.
2. Layanan dapat dijangkau dimana saja : dengan menggunakan internet sebagai penghubung, memungkinkan untuk aplikasi ini dapat diakses dari mana saja di dunia.
3. Murah : dengan adanya internet, biaya pengaksesan Internet Banking menjadi lebih murah.
4. Aman : untuk keamanan, dilakukan dengan menerapkan teknik kriptografi (penggunaan enkripsi dengan SSL/ Secure Socket Layer) atau VPN( Virtual Private Network) untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang.
5. Dapat diandalkan
Persyaratan Keamanan
1 Confidentiality
Aspek confidentiality memberi jaminan bahwa data-data tidak dapat disadap oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Serangan terhadap aspek ini adalah penyadapan nama account dan PIN dari pengguna Internet Banking. Penyadapan dapat dilakukan pada sisi terminal (komputer) yang digunakan oleh nasabah atau pada jaringan (network) yang mengantarkan data dari sisi nasabah ke penyedia jasa Internet Banking. Penyadapan di sisi komputer dapat dilakukan dengan memasang program keylogger yang dapat mencatat kunci yang diketikkan oleh pengguna.
Penggunaan keylogger ini tidak terpengaruh oleh pengamanan di sisi jaringan karena apa yang diketikkan oleh nasabah (sebelum terenkripsi) tercatat dalam sebuah berkas.Penyadapan di sisi jaringan dapat dilakukan dengan memasang program sniffer yang dapat menyadap data-data yang dikirimkan melalui jaringan Internet. Pengamanan di sisi network dilakukan dengan menggunakan enkripsi. Teknologi yang umum digunakan adalah Secure Socket Layer (SSL) dengan panjang kunci 128 bit. Pengamanan di sisi komputer yang digunakan nasabah sedikit lebih kompleks. Hal ini disebabkan banyaknya kombinasi dari lingkungan nasabah. Jika nasabah mengakses Internet Banking dari tempat yang dia tidak kenal atau yang meragukan integritasnya seperti misalnya warnet yang tidak jelas, maka kemungkinan penyadapan di sisi terminal dapat terjadi. Untuk itu perlu disosialisasikan untuk memperhatikan tempat dimana nasabah mengakses Internet Banking. Penggunaan key yang berubah-ubah pada setiap sesi transaksi (misalnya dengan menggunakan token generator) dapat menolong. Namun hal ini sering menimbulkan ketidaknyamanan.
Sisi back-end dari bank sendiri harus diamankan dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN) antara kantor pusat dan kantor cabang. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya fraud yang dilakukan dari dalam (internal).
2 Integrity
Aspek integrity menjamin integritas data, dimana data tidak boleh berubah atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Salah satu cara untuk memproteksi hal ini adalah dengan menggunakan checksum, signature, atau certificate. Mekanisme signature akan dapat mendeteksi adanya perubahan terhadap data. Selain pendeteksian (dengan menggunakanchecksum, misalnya) pengamanan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan mekanisme logging (pencatatan) yang ekstensif sehingga jika terjadi masalah dapat dilakukan proses mundur (rollback).
3 Authentication
Authentication digunakan untuk meyakinkan orang yang mengakses servis dan juga server (web) yang memberikan servis. Mekanisme yang umum digunakan untuk melakukan authentication di sisi pengguna biasanya terkait dengan:
• Sesuatu yang dimiliki (misalnya kartu ATM, chipcard)
• Sesuatu yang diketahui (misalnya userid, password, PIN, TIN)
• Sesuatu yang menjadi bagian dari kita (misalnya sidik jari, iris mata)
Salah satu kesulitan melakukan authentication adalah biasanya kita hanya menggunakan userid/account number dan password/PIN. Keduanya hanya mencakup satu hal saja (yang diketahui) dan mudah disadap. Pembahasan carapengamanan hal ini ada pada bagian lain. Sementara itu mekanisme untuk menunjukkan keaslian server (situs) adalah dengan digital certificate. Sering kali hal ini terlupakan dan sudah terjadi kasus di Indonesia dengan situs palsu “kilkbca.com”. Situs palsu akan memiliki sertifikat yang berbeda dengan situs Internet Banking yang asli.
4 Non-repudiation
Aspek nonrepudiation menjamin bahwa jika nasabah melakukan transaksi maka dia tidak dapat menolak telah melakukan transaksi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan digital signature yang diberikan oleh kripto kunci publik (public key cryptosystem). Mekanisme konfirmasi (misal melalui telepon) juga merupakan salah
satu cara untuk mengurangi kasus. Penggunaan logging yang ekstensif juga dapat mendeteksi adanya masalah. Seringkali logging tidak dilakukan secara ekstensif sehingga menyulitkan pelacakan jika terjadi masalah. (Akses dari nomor IP berapa? Terminal yang mana? Jam berapa? Apa saja yang dilakukan?)
5 Availability
Aspek availability difokuskan kepada ketersediaan layanan. Jika sebuah bank menggelar layanan Internet Banking dan kemudian tidak dapat menyediakan layanan tersebut ketika dibutuhkan oleh nasabah, maka nasabah akan mempertanyakan keandalannya dan meninggalkan layanan tersebut. Bahkan dapat dimungkinkan nasabah akan pindah ke bank yang dapat memberikan layanan lebih baik. Serangan terhadap availability dikenal dengan istilah Denial of Service (DoS) attack. Sayangnya serangan seperti ini mudah dilakukan di Internet dikarenakan teknologi yang ada saat ini masih menggunakan IP (Internet Protocol) versi 4. Mekanisme pengamanan untuk menjaga ketersediaan layanan antara lain menggunakan backup sites, DoS filter, Intrusion Detection System (IDS), network monitoring,Disaster Recovery Plan (DRP), Business Process Resumption. Istilah-istilah ini memang sering membingungkan (dan menakutkan). Mereka adalah teknik dan mekanisme untuk meningkatkan keandalan.
Implementasi Sistem
Arsitektur dari sistem Internet Banking yang aman menggunakan filosofi pengamanan berlapis. Dalam hal ini sistem dibagi menjadi beberapa level (tier). Secara garis besar, sistem dapat dibagi menjadi dua bagian: front-end (yang berhubungan dengan nasabah) dan back-end (yang berhubungan dengan bank). Kedua bagian ini biasanya dipisahkan dengan firewall (bisa sebuah firewall atau beberapa firewall jika dibutuhkan keandalan dan kinerja yang sangat tinggi). Berikut ini rancangan arsitektur internet banking dengan pengamanan berlapis.
Front-end
Bagian front-end merupakan bagian yang langsung berhubungan dengan nasabah. Melihat persyaratan yang ditelah diungkapkan pada bagian terdahulu, bagian ini menggunakan web browser sebagai user interface.
Beberapa topik yang menarik untuk dibahas pada bagian front-end adalah disain dariinterface yang memudahkan bagi pengguna. Perlu diingat bahwa nasabah memiliki latar belakang dan mekanisme akses yang beragam. Ada nasabah yang melakukan akses dari kantor dengan komputer desktop yang high-end. Sementara itu ada nasabah yang menggunakan komputer biasa dengan hubungan dialup. Untuk itu disain jangan menggunakan grafik yang berlebihan (misalnya). Masalah pengamanan di bagian front-end juga sering terlupakan. Kasus-kasus Internet Banking umumnya terjadi di sisi ini. Nasabah misalnya menggunakan akses dari terminal di warnet yang sudah dipasangi alat penyadap kunci yang kita ketikkan (dikenal dengan istilah key logger). Akibat dari ulah ini maka penyadap dapat mengetahui account dan nomor PIN nasabah. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi terhadap pengguna untuk mengakses layanan Internet Banking melalui fasilitas yang dikenal aman.
Penggunaan token generator atau cryptocard yang menghasilkan password yang berubah-ubah setiap sesinya merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan pengamanan. Bentuk dari token generator ini ada yang berupa kalkulator sampai ke bentuk gantungan kunci. Namun pendekatan ini menjadi mahal karena harus memberikan token generator kepada setiap nasabah. Jika jumlah nasabah adalah jutaan, maka hal ini menjadi penghambat utama. Penghambat lain adalah jika nasabah memiliki beberapa account di bank yang berbeda-beda maka dia harus memiliki token generator yang berbeda-beda sehingga tidak nyaman (bahkan tidak mungkin) dibawa pada saat yang bersamaan. Maukah anda mengantongi 3 atau 4 token generator dalam bentuk kalkulator? Tentunya tidak! Selain itu penggunaan token generator ini sering membingungkan bagi nasabah dan tidak nyaman.
Penanganan masalah di sisi nasabah sering terkait dengan penyedia jasa akses seperti Internet Service Provider (ISP). Banyak penyedia jasa yang belum dapat diajak bekerja sama jika terjadi masalah. Sebagai contoh, jika terjadi transaksi fiktif dan dilacak sampai ke sebuah ISP, sejauhmana ISP akan membantu pihak bank untuk melakukan pengusutan? Seringkali mereka tidak mau karena kesibukan mereka dan tidak adanya keuntungan secara finansial (bahkan harus keluar biaya) untuk melakukan hal tersebut. Hal ini perlu mendapat perhatian kita bersama.
Back-end
Sisi back-end (dapur) merupakan hal yang terpenting. Implementasi di sisi back-end harus dapat memenuhi aspek-aspek yang disyaratkan (secara bisnis maupun secara teknis). Dilihat dari sisi arsitektur di back-end, terlihat adanya trend untuk menggunakan middleware. Sistem dipisahkan menjadi tiga aspek:
• Presentation layer
• Transaction layer
• Data(base) layer
Pemisahan di atas dilakukan untuk memudahkan implementasi dan mempercepatdeployment aplikasi baru. Pendekatan layering ini mirip dengan layering di sisi network (OSI 7 layer) yang terbukti ampuh dalam dunia Internet.
Implementasi yang ada saat ini sering sepotong-sepotong sehingga menyulitkan pengelolaan (management). Data tersebar di berbagai database yang terkait dengan aplikasi tertentu sehingga menyulitkan untuk mengintegrasikan data-data. Implementasi yang terpadu (integrated) akan memudahkan perusahaan di kemudian hari.
Pengamanan di sisi backend harus berlapis-lapis sehingga jika terjadi kebocoran tidak semua sistem menjadi kolaps. Perlu diingat pada bagian back-end ini pengamanan juga harus meliputi pengamanan kemungkinan terjadinya fraud yang dilakukan oleh orang dalam.
Pengamanan biasanya menggunakan komponen standar seperti:
• Firewall: sebagai pagar untuk menghadang usaha untuk masuk ke sistem. Firewall juga bersifat sebagai deterant bagi orang yang ingin coba coba.
• Intrusion Detection System (IDS): sebagai pendeteksi adanya aktivitas yang sudah terjadi/dilanggar.
• Network monitoring tools: sebagai usaha untuk mengamati kejahatan yang dilakukan melalui jaringan dikarenakan layanan Internet Banking dapat dilakukan dari mana saja melalui network.
• Log processor & analysis: untuk melakukan pendeteksi dan analisa terhadap kegiatan yang terjadi di sistem. Seringkali hal ini tidak dilakukan.
Selain hal-hal di atas, masih ada hal lain seperti mekanisme “incident handling”, organisasi yang menanganinya. (Apakah anda sudah memiliki incident response team di tempat anda? Jika sudah ada apakah letaknya di bawah IT atau operation atau internal audit atau unit tersendiri?)
Interface
Tampilan pada web BCA sangat sederhana. Disana terdapat beberapa pilihan menu yang dapat dipilih user sesuai kebutuhan. Pada halaman utama terdapat informasi mengenai kurs, iklan mengenai penawaran menggunakan produk BCA, dan teks berjalan yang memberikan informasi mengenai transaksi yang akan dilakukan dengan nominal tertentu. Untuk memulai transaksi, user dapat memilih sebagai transaksi bisnis atau individual. Untuk user yang baru pertama kali menggunakan, web ini mempunyai video demo untuk memberitahukan kepada user langkah-langkah penggunaan e-banking.
E-banking BCA menyediakan versi bahasa Inggris bagi pengguna asing yang tidak mengerti bahasa Indonesia. Terdapat pula menu Jaringan BCA yang memungkinkan bagi user untuk mengetahui dimana letak network BCA terdekat. Dalam menu ini, terbagi menjadi beberapa sub-menu diantaranya adalah mengenai visi dan misi, laporan tahunan, investor, info saham dan sebagainya. Pilihan ini terletak disebelah kiri web yang bisa dengan mudah di akses oleh user.
Kata ini tidak terdengar begitu asing di telinga kita. Telematika sering kali kita sebut dalam percakapan sehari-hari tanpa mengetahui apa arti mengenai telematika itu sendiri. Banyak orang yang salah mengartikan telematika tetapi mereka tetap saja dengan percaya diri menyebut kata ini, walaupun interpretasinya menjadi salah. Sebenarnya, apa itu telematika??
Telematika adalah istilah untuk mendefinisikan Telekomunikasi melalui media informatika. Telematika mencakup dua teknik, yaitu telekomunikasi dan informatika. Keduanya dapat digunakan dalam bidang penelitian seperti digital data processing, network programming, managemen telekomunikasi, sentral telepon, router, dan lain sebagainya.
Penerapan Telematika
Penggunaan telematika sangat membantu bagi masyarakat. Misalnya dalam bidang pembangunan daerah, dengan adanya telematika, aliran informasi dapat diterima oleh penduduk Indonesia yang berada di daerah terpencil dengan letak geografis yang sulit untuk dijangkau. Penerimaan informasi pun akan merata di semua daerah, tak terkecuali daerah terpencil di Indonesia.
Seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan Telematika yang sangat pesat menjadikannya bagian dari insfrastruktur pembangunan. Sebagai bukti, Telematika dapat mempercepat transaksi dan perhitungan bisnis menjadi lebih akurat melalui e-commerce. Hampir semua transaksi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, contohnya adalah penggunaan internet banking yang semakin gencar belakangan ini.
Internet banking atau e-banking adalah salah satu aplikasi di dunia bisnis yang berbasis internet. E-banking didukung oleh perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi dan tentunya internet. Di Indonesia sendiri, hampir semua bank sudah mempunyai aplikasi internet banking, sebagai contoh Bank BCA dengan aplikasi Klik BCA.
Persyaratan Bisnis
Adapun persyaratan bisnis untuk Internet Banking adalah :
1. Aplikasi yang mudah digunakan : implementasi agar memudahkan pengguna adalah melalui pendekatan menggunakan web browser.
2. Layanan dapat dijangkau dimana saja : dengan menggunakan internet sebagai penghubung, memungkinkan untuk aplikasi ini dapat diakses dari mana saja di dunia.
3. Murah : dengan adanya internet, biaya pengaksesan Internet Banking menjadi lebih murah.
4. Aman : untuk keamanan, dilakukan dengan menerapkan teknik kriptografi (penggunaan enkripsi dengan SSL/ Secure Socket Layer) atau VPN( Virtual Private Network) untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang.
5. Dapat diandalkan
Persyaratan Keamanan
1 Confidentiality
Aspek confidentiality memberi jaminan bahwa data-data tidak dapat disadap oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Serangan terhadap aspek ini adalah penyadapan nama account dan PIN dari pengguna Internet Banking. Penyadapan dapat dilakukan pada sisi terminal (komputer) yang digunakan oleh nasabah atau pada jaringan (network) yang mengantarkan data dari sisi nasabah ke penyedia jasa Internet Banking. Penyadapan di sisi komputer dapat dilakukan dengan memasang program keylogger yang dapat mencatat kunci yang diketikkan oleh pengguna.
Penggunaan keylogger ini tidak terpengaruh oleh pengamanan di sisi jaringan karena apa yang diketikkan oleh nasabah (sebelum terenkripsi) tercatat dalam sebuah berkas.Penyadapan di sisi jaringan dapat dilakukan dengan memasang program sniffer yang dapat menyadap data-data yang dikirimkan melalui jaringan Internet. Pengamanan di sisi network dilakukan dengan menggunakan enkripsi. Teknologi yang umum digunakan adalah Secure Socket Layer (SSL) dengan panjang kunci 128 bit. Pengamanan di sisi komputer yang digunakan nasabah sedikit lebih kompleks. Hal ini disebabkan banyaknya kombinasi dari lingkungan nasabah. Jika nasabah mengakses Internet Banking dari tempat yang dia tidak kenal atau yang meragukan integritasnya seperti misalnya warnet yang tidak jelas, maka kemungkinan penyadapan di sisi terminal dapat terjadi. Untuk itu perlu disosialisasikan untuk memperhatikan tempat dimana nasabah mengakses Internet Banking. Penggunaan key yang berubah-ubah pada setiap sesi transaksi (misalnya dengan menggunakan token generator) dapat menolong. Namun hal ini sering menimbulkan ketidaknyamanan.
Sisi back-end dari bank sendiri harus diamankan dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN) antara kantor pusat dan kantor cabang. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya fraud yang dilakukan dari dalam (internal).
2 Integrity
Aspek integrity menjamin integritas data, dimana data tidak boleh berubah atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Salah satu cara untuk memproteksi hal ini adalah dengan menggunakan checksum, signature, atau certificate. Mekanisme signature akan dapat mendeteksi adanya perubahan terhadap data. Selain pendeteksian (dengan menggunakanchecksum, misalnya) pengamanan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan mekanisme logging (pencatatan) yang ekstensif sehingga jika terjadi masalah dapat dilakukan proses mundur (rollback).
3 Authentication
Authentication digunakan untuk meyakinkan orang yang mengakses servis dan juga server (web) yang memberikan servis. Mekanisme yang umum digunakan untuk melakukan authentication di sisi pengguna biasanya terkait dengan:
• Sesuatu yang dimiliki (misalnya kartu ATM, chipcard)
• Sesuatu yang diketahui (misalnya userid, password, PIN, TIN)
• Sesuatu yang menjadi bagian dari kita (misalnya sidik jari, iris mata)
Salah satu kesulitan melakukan authentication adalah biasanya kita hanya menggunakan userid/account number dan password/PIN. Keduanya hanya mencakup satu hal saja (yang diketahui) dan mudah disadap. Pembahasan carapengamanan hal ini ada pada bagian lain. Sementara itu mekanisme untuk menunjukkan keaslian server (situs) adalah dengan digital certificate. Sering kali hal ini terlupakan dan sudah terjadi kasus di Indonesia dengan situs palsu “kilkbca.com”. Situs palsu akan memiliki sertifikat yang berbeda dengan situs Internet Banking yang asli.
4 Non-repudiation
Aspek nonrepudiation menjamin bahwa jika nasabah melakukan transaksi maka dia tidak dapat menolak telah melakukan transaksi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan digital signature yang diberikan oleh kripto kunci publik (public key cryptosystem). Mekanisme konfirmasi (misal melalui telepon) juga merupakan salah
satu cara untuk mengurangi kasus. Penggunaan logging yang ekstensif juga dapat mendeteksi adanya masalah. Seringkali logging tidak dilakukan secara ekstensif sehingga menyulitkan pelacakan jika terjadi masalah. (Akses dari nomor IP berapa? Terminal yang mana? Jam berapa? Apa saja yang dilakukan?)
5 Availability
Aspek availability difokuskan kepada ketersediaan layanan. Jika sebuah bank menggelar layanan Internet Banking dan kemudian tidak dapat menyediakan layanan tersebut ketika dibutuhkan oleh nasabah, maka nasabah akan mempertanyakan keandalannya dan meninggalkan layanan tersebut. Bahkan dapat dimungkinkan nasabah akan pindah ke bank yang dapat memberikan layanan lebih baik. Serangan terhadap availability dikenal dengan istilah Denial of Service (DoS) attack. Sayangnya serangan seperti ini mudah dilakukan di Internet dikarenakan teknologi yang ada saat ini masih menggunakan IP (Internet Protocol) versi 4. Mekanisme pengamanan untuk menjaga ketersediaan layanan antara lain menggunakan backup sites, DoS filter, Intrusion Detection System (IDS), network monitoring,Disaster Recovery Plan (DRP), Business Process Resumption. Istilah-istilah ini memang sering membingungkan (dan menakutkan). Mereka adalah teknik dan mekanisme untuk meningkatkan keandalan.
Implementasi Sistem
Arsitektur dari sistem Internet Banking yang aman menggunakan filosofi pengamanan berlapis. Dalam hal ini sistem dibagi menjadi beberapa level (tier). Secara garis besar, sistem dapat dibagi menjadi dua bagian: front-end (yang berhubungan dengan nasabah) dan back-end (yang berhubungan dengan bank). Kedua bagian ini biasanya dipisahkan dengan firewall (bisa sebuah firewall atau beberapa firewall jika dibutuhkan keandalan dan kinerja yang sangat tinggi). Berikut ini rancangan arsitektur internet banking dengan pengamanan berlapis.
Front-end
Bagian front-end merupakan bagian yang langsung berhubungan dengan nasabah. Melihat persyaratan yang ditelah diungkapkan pada bagian terdahulu, bagian ini menggunakan web browser sebagai user interface.
Beberapa topik yang menarik untuk dibahas pada bagian front-end adalah disain dariinterface yang memudahkan bagi pengguna. Perlu diingat bahwa nasabah memiliki latar belakang dan mekanisme akses yang beragam. Ada nasabah yang melakukan akses dari kantor dengan komputer desktop yang high-end. Sementara itu ada nasabah yang menggunakan komputer biasa dengan hubungan dialup. Untuk itu disain jangan menggunakan grafik yang berlebihan (misalnya). Masalah pengamanan di bagian front-end juga sering terlupakan. Kasus-kasus Internet Banking umumnya terjadi di sisi ini. Nasabah misalnya menggunakan akses dari terminal di warnet yang sudah dipasangi alat penyadap kunci yang kita ketikkan (dikenal dengan istilah key logger). Akibat dari ulah ini maka penyadap dapat mengetahui account dan nomor PIN nasabah. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi terhadap pengguna untuk mengakses layanan Internet Banking melalui fasilitas yang dikenal aman.
Penggunaan token generator atau cryptocard yang menghasilkan password yang berubah-ubah setiap sesinya merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan pengamanan. Bentuk dari token generator ini ada yang berupa kalkulator sampai ke bentuk gantungan kunci. Namun pendekatan ini menjadi mahal karena harus memberikan token generator kepada setiap nasabah. Jika jumlah nasabah adalah jutaan, maka hal ini menjadi penghambat utama. Penghambat lain adalah jika nasabah memiliki beberapa account di bank yang berbeda-beda maka dia harus memiliki token generator yang berbeda-beda sehingga tidak nyaman (bahkan tidak mungkin) dibawa pada saat yang bersamaan. Maukah anda mengantongi 3 atau 4 token generator dalam bentuk kalkulator? Tentunya tidak! Selain itu penggunaan token generator ini sering membingungkan bagi nasabah dan tidak nyaman.
Penanganan masalah di sisi nasabah sering terkait dengan penyedia jasa akses seperti Internet Service Provider (ISP). Banyak penyedia jasa yang belum dapat diajak bekerja sama jika terjadi masalah. Sebagai contoh, jika terjadi transaksi fiktif dan dilacak sampai ke sebuah ISP, sejauhmana ISP akan membantu pihak bank untuk melakukan pengusutan? Seringkali mereka tidak mau karena kesibukan mereka dan tidak adanya keuntungan secara finansial (bahkan harus keluar biaya) untuk melakukan hal tersebut. Hal ini perlu mendapat perhatian kita bersama.
Back-end
Sisi back-end (dapur) merupakan hal yang terpenting. Implementasi di sisi back-end harus dapat memenuhi aspek-aspek yang disyaratkan (secara bisnis maupun secara teknis). Dilihat dari sisi arsitektur di back-end, terlihat adanya trend untuk menggunakan middleware. Sistem dipisahkan menjadi tiga aspek:
• Presentation layer
• Transaction layer
• Data(base) layer
Pemisahan di atas dilakukan untuk memudahkan implementasi dan mempercepatdeployment aplikasi baru. Pendekatan layering ini mirip dengan layering di sisi network (OSI 7 layer) yang terbukti ampuh dalam dunia Internet.
Implementasi yang ada saat ini sering sepotong-sepotong sehingga menyulitkan pengelolaan (management). Data tersebar di berbagai database yang terkait dengan aplikasi tertentu sehingga menyulitkan untuk mengintegrasikan data-data. Implementasi yang terpadu (integrated) akan memudahkan perusahaan di kemudian hari.
Pengamanan di sisi backend harus berlapis-lapis sehingga jika terjadi kebocoran tidak semua sistem menjadi kolaps. Perlu diingat pada bagian back-end ini pengamanan juga harus meliputi pengamanan kemungkinan terjadinya fraud yang dilakukan oleh orang dalam.
Pengamanan biasanya menggunakan komponen standar seperti:
• Firewall: sebagai pagar untuk menghadang usaha untuk masuk ke sistem. Firewall juga bersifat sebagai deterant bagi orang yang ingin coba coba.
• Intrusion Detection System (IDS): sebagai pendeteksi adanya aktivitas yang sudah terjadi/dilanggar.
• Network monitoring tools: sebagai usaha untuk mengamati kejahatan yang dilakukan melalui jaringan dikarenakan layanan Internet Banking dapat dilakukan dari mana saja melalui network.
• Log processor & analysis: untuk melakukan pendeteksi dan analisa terhadap kegiatan yang terjadi di sistem. Seringkali hal ini tidak dilakukan.
Selain hal-hal di atas, masih ada hal lain seperti mekanisme “incident handling”, organisasi yang menanganinya. (Apakah anda sudah memiliki incident response team di tempat anda? Jika sudah ada apakah letaknya di bawah IT atau operation atau internal audit atau unit tersendiri?)
Interface
Tampilan pada web BCA sangat sederhana. Disana terdapat beberapa pilihan menu yang dapat dipilih user sesuai kebutuhan. Pada halaman utama terdapat informasi mengenai kurs, iklan mengenai penawaran menggunakan produk BCA, dan teks berjalan yang memberikan informasi mengenai transaksi yang akan dilakukan dengan nominal tertentu. Untuk memulai transaksi, user dapat memilih sebagai transaksi bisnis atau individual. Untuk user yang baru pertama kali menggunakan, web ini mempunyai video demo untuk memberitahukan kepada user langkah-langkah penggunaan e-banking.
E-banking BCA menyediakan versi bahasa Inggris bagi pengguna asing yang tidak mengerti bahasa Indonesia. Terdapat pula menu Jaringan BCA yang memungkinkan bagi user untuk mengetahui dimana letak network BCA terdekat. Dalam menu ini, terbagi menjadi beberapa sub-menu diantaranya adalah mengenai visi dan misi, laporan tahunan, investor, info saham dan sebagainya. Pilihan ini terletak disebelah kiri web yang bisa dengan mudah di akses oleh user.
Selasa, 03 Mei 2011
Tempat – tempat nongkrong di Bogor
Taman Kencana Bogor
Di kawasan Taman Kencana ada tiga spot makan yang jadi trade mark Bogor.
Makanan Eropa bisa akur bersanding dengan es goyobod urang Sunda, cuma terjadi di Bogor. Nah di Macaroni Panggang, lo bisa nyobain menu-menu khas yang menggoyang lidah dalam suasana resto yang cozy. Kayak macaroni panggang special, potato salad, nasi goreng ayam jamur, dan es goyobod. Sedangkan di Pia Apple Pie, lo bisa nyemilin macem-macem pie, poffertjes, juga jus dan float. Acara nyemil lo dijamin bakal sukses abis lantaran lo bisa nyemil sambil menikmati suasana kampung. Soalnya tempat duduknya saung-saung, jack.
Terus, kalo di Waroeng Taman, soal jenis dan rasa makanan sih sebenernya standar. Yaah, sebangsa nasi goreng, bakso, mie ayam, ayam bakar, dan es krim plusout door, remaja dari seluruh penjuru Bogor jadi seneng nongkrong di sini. Dari anak punk sampe anak basket, tumplek bleg!(ayu) milkshake gitulah! Cuma, di sini selain harganya murah-murah, suasanannya menunjang banget buat bergaul. Dengan posisi meja makan bertenda payung ditaruh disini.Dari anak punk sampe anak basket, tumplek bleg!
Taman Peranginan
Taman ini hanya sebuah tempat singgah. Sebuah kebun dan taman untuk transit bagi yang memerlukan. Luasnyapun tidak lebih dari 2500 m2.
Saya suka sekali dengan tempat ini. Letaknya di tepi jalan protokol Jendral Sudirman, tidak jauh dari Kompleks Istana Bogor dan Kebun Raya.
Apa yang istimewa dari tempat ini?
Setidaknya dua hal menjadi alasan mengapa taman ini disukai. Pertama, taman ini terbuka. Tidak ada loket, tidak ada petugas. Kedua: sesuai dengan namanya – Taman Peranginan dinaungi oleh pohon-pohon rindang dan hampir selalu disambangi oleh angin semilir yang sejuk. Taman kecil yang dihiasi pohon-pohon tua bersejarah
Salah satu kelebihan Taman Peranginan ini adalah tersedianya tempat sampah hampir di semua sudutnya, keberadaan jalan paving dan beberapa lokasi tempat duduk untuk bersantai. Keberadaan pohon-pohon tua bersejarah yang berdiameter > 1 meter adalah sajian utama yang menyumbang kenyamanan di Taman ini.
Bentuk Taman Peranginan memanjang searah jalan. Jika sisi yang satu berdampingan dengan trotoar dan jalan, maka sisi sebaliknya tepat menyajikan pemandangan lembah sungai Ciliwung yang luapan airnya selalu menghantui warga Jakarta.
Jadi, jika anda sedang berjalan-jalan ke Kota Bogor, jangan lupa untuk singgah ke Taman Peranginan.
KEBUN RAYA BOGOR
Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817 dengan luas areal 87 Ha atas prakarsa Prof. Dr. Reinwadt, seorang ahli botani dari Jerman. Koleksi di Kebun Raya Bogor terdiri dari tanaman tropis dengan jenis tanaman lebih dari 20.000 tanaman yang tergolong dalam 6.000 spesies. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No. 13 Telp. (0251) 311362.
Tempat ini sangat cocok untuk acara kumpul keluarga dan teman-teman, karena tempatnya yang sejuk dan banyak juga pengetahuan yang bias kita dapat di sini.
Tempat makan di Bogor
SOTO KUNING
Soto kuning Bogor cukup banyak penggemarnya. Coba saja jalan-jalan keliling Bogor, pasti di tiap jalan Anda temukan dua atau bahkan lebih tukang soto kuning. Dan anehnya setiap hari soto mereka ludas dibeli orang meski lokasinya cuma di emper-emper jalan.Salah satu pedagang soto yang jadi favorit adalah Soto Pak Bongkok. Letaknya di Jl. Suryakencana, di perempatan jl. Roda, Gg. Aut, dan Suryakencana. Soto ini mangkal di depan mantan toko Djaja,
toko yang menjual onderdil mobil. Soto ini dibuat dari kuah santan yang dibubuhi kunyit hingga
kuning warnanya. Isinya berupa daging dan jeroan yang diletakkan di atas wadah yang sudah dialasi daun pisang. Dengan besi yang diruncingkan, Anda bisa memilih dan menusuk daging pilihan Anda. Ada babat, lidah, daging, urat, dan usus. Setelah dipilih, tukang soto akan memotong-motong dalam ukuran serasi dan menatanya dalam mangkuk. Setelah dilengkapi kecap manis, irisan seledri, dan bawang goreng, daging tadi disiram kuah soto nan panas. Enak sekali rasanya. Di situ disediakan juga emping goreng atau emping jengkol sebagai tambahan.
Tapi untuk bisa menikmati kenikmatan soto kuning Pak Bongkok ini, kita harus datang jam 7 pagi, soalnya jam 10 sudah pasti habis. Apalagi kalau hari Sabtu, Minggu, dan hari libur, pasti
berebutan. Salah satu pelanggan setianya adalah perancang kenamaan Peter Sie. Makanya tak heran kalau Soto Pak Bongkok bisa menghabiskan 6 kg daging dan jerohan sapi seharinya.
Soto serupa bisa juga dinikmati sore hari pada pedagang yang lain. Letaknya masih di Jl. Suryakencana, di seberang Bank CIC. Penjualnya adalah Pak Iwan. Harganya sama dengan Pak Bongkok yakni antara Rp 1.500 - Rp. 3.000 atau tambah Rp 1.000 untuk nasinya. Sama dengan Soto Pak Bongkok, di Soto Salam (nama soto ini), kita juga harus rela antre kalau malam Minggu tiba. Soalnya bangku yang disediakan sangat terbatas. Bisa-bisa kalau kita dating pukul 19.00, sotonya sudah habis. Padahal Iwan, mulai membuka dagangannya baru pukul 17.00, lo! Soto kuning paling enak ditemani emping jengkol. Jangan takut akan baunya, karena dengan pengolahan sedemikian rupa, rasa dan bau jengkol nyaris tak terlacak.
TAOGE GORENG
Jangan lupa mencicipi Tauge Goreng kalau mampir ke Bogor. Salah satu Tauge Goreng yang sangat nikmat disantap adalah Tauge Goreng Ibu Hj. Rodiah di Jl. Jend Sudirman. Walaupun dinamakan taoge goreng, tapi sebetulnya sang taoge sama sekali tidak digoreng. Tauge direbus
bersama mi di atas nampan yang dipanaskan dengan api dari bara arang. Taoge yang sudah matang ini lalu disajikan bersama tahu goreng, lontong dan disiram kuah taoco yang dimasak bersama oncom dan bumbu.
Meski tiap pedagang taoge goreng selalu menyediakan bangku seadanya tempat kita makan, toh, orang lebih suka membawa pulang. Ternyata taoge yang dibawa pulang, lebih lezat dan harum. Apa rahasianya? Kemasan taoge yang berupa daun patat ternyata membuat taoge
Goreng lebih nikmat dan harum. Harga per porsi taoge goring berkisar Rp. 3.500. Selain, di depan toko roti Lautan, tauge goreng Hj. Rodiah bisa juga ditemui di Pasar Anyar. "Yang di sini sehari membutuhkan 10 kilogram taoge seharinya," kata Ishak Sopandi, sang pengelola.
Di kawasan Taman Kencana ada tiga spot makan yang jadi trade mark Bogor.
Makanan Eropa bisa akur bersanding dengan es goyobod urang Sunda, cuma terjadi di Bogor. Nah di Macaroni Panggang, lo bisa nyobain menu-menu khas yang menggoyang lidah dalam suasana resto yang cozy. Kayak macaroni panggang special, potato salad, nasi goreng ayam jamur, dan es goyobod. Sedangkan di Pia Apple Pie, lo bisa nyemilin macem-macem pie, poffertjes, juga jus dan float. Acara nyemil lo dijamin bakal sukses abis lantaran lo bisa nyemil sambil menikmati suasana kampung. Soalnya tempat duduknya saung-saung, jack.
Terus, kalo di Waroeng Taman, soal jenis dan rasa makanan sih sebenernya standar. Yaah, sebangsa nasi goreng, bakso, mie ayam, ayam bakar, dan es krim plusout door, remaja dari seluruh penjuru Bogor jadi seneng nongkrong di sini. Dari anak punk sampe anak basket, tumplek bleg!(ayu) milkshake gitulah! Cuma, di sini selain harganya murah-murah, suasanannya menunjang banget buat bergaul. Dengan posisi meja makan bertenda payung ditaruh disini.Dari anak punk sampe anak basket, tumplek bleg!
Taman Peranginan
Taman ini hanya sebuah tempat singgah. Sebuah kebun dan taman untuk transit bagi yang memerlukan. Luasnyapun tidak lebih dari 2500 m2.
Saya suka sekali dengan tempat ini. Letaknya di tepi jalan protokol Jendral Sudirman, tidak jauh dari Kompleks Istana Bogor dan Kebun Raya.
Apa yang istimewa dari tempat ini?
Setidaknya dua hal menjadi alasan mengapa taman ini disukai. Pertama, taman ini terbuka. Tidak ada loket, tidak ada petugas. Kedua: sesuai dengan namanya – Taman Peranginan dinaungi oleh pohon-pohon rindang dan hampir selalu disambangi oleh angin semilir yang sejuk. Taman kecil yang dihiasi pohon-pohon tua bersejarah
Salah satu kelebihan Taman Peranginan ini adalah tersedianya tempat sampah hampir di semua sudutnya, keberadaan jalan paving dan beberapa lokasi tempat duduk untuk bersantai. Keberadaan pohon-pohon tua bersejarah yang berdiameter > 1 meter adalah sajian utama yang menyumbang kenyamanan di Taman ini.
Bentuk Taman Peranginan memanjang searah jalan. Jika sisi yang satu berdampingan dengan trotoar dan jalan, maka sisi sebaliknya tepat menyajikan pemandangan lembah sungai Ciliwung yang luapan airnya selalu menghantui warga Jakarta.
Jadi, jika anda sedang berjalan-jalan ke Kota Bogor, jangan lupa untuk singgah ke Taman Peranginan.
KEBUN RAYA BOGOR
Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817 dengan luas areal 87 Ha atas prakarsa Prof. Dr. Reinwadt, seorang ahli botani dari Jerman. Koleksi di Kebun Raya Bogor terdiri dari tanaman tropis dengan jenis tanaman lebih dari 20.000 tanaman yang tergolong dalam 6.000 spesies. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No. 13 Telp. (0251) 311362.
Tempat ini sangat cocok untuk acara kumpul keluarga dan teman-teman, karena tempatnya yang sejuk dan banyak juga pengetahuan yang bias kita dapat di sini.
Tempat makan di Bogor
SOTO KUNING
Soto kuning Bogor cukup banyak penggemarnya. Coba saja jalan-jalan keliling Bogor, pasti di tiap jalan Anda temukan dua atau bahkan lebih tukang soto kuning. Dan anehnya setiap hari soto mereka ludas dibeli orang meski lokasinya cuma di emper-emper jalan.Salah satu pedagang soto yang jadi favorit adalah Soto Pak Bongkok. Letaknya di Jl. Suryakencana, di perempatan jl. Roda, Gg. Aut, dan Suryakencana. Soto ini mangkal di depan mantan toko Djaja,
toko yang menjual onderdil mobil. Soto ini dibuat dari kuah santan yang dibubuhi kunyit hingga
kuning warnanya. Isinya berupa daging dan jeroan yang diletakkan di atas wadah yang sudah dialasi daun pisang. Dengan besi yang diruncingkan, Anda bisa memilih dan menusuk daging pilihan Anda. Ada babat, lidah, daging, urat, dan usus. Setelah dipilih, tukang soto akan memotong-motong dalam ukuran serasi dan menatanya dalam mangkuk. Setelah dilengkapi kecap manis, irisan seledri, dan bawang goreng, daging tadi disiram kuah soto nan panas. Enak sekali rasanya. Di situ disediakan juga emping goreng atau emping jengkol sebagai tambahan.
Tapi untuk bisa menikmati kenikmatan soto kuning Pak Bongkok ini, kita harus datang jam 7 pagi, soalnya jam 10 sudah pasti habis. Apalagi kalau hari Sabtu, Minggu, dan hari libur, pasti
berebutan. Salah satu pelanggan setianya adalah perancang kenamaan Peter Sie. Makanya tak heran kalau Soto Pak Bongkok bisa menghabiskan 6 kg daging dan jerohan sapi seharinya.
Soto serupa bisa juga dinikmati sore hari pada pedagang yang lain. Letaknya masih di Jl. Suryakencana, di seberang Bank CIC. Penjualnya adalah Pak Iwan. Harganya sama dengan Pak Bongkok yakni antara Rp 1.500 - Rp. 3.000 atau tambah Rp 1.000 untuk nasinya. Sama dengan Soto Pak Bongkok, di Soto Salam (nama soto ini), kita juga harus rela antre kalau malam Minggu tiba. Soalnya bangku yang disediakan sangat terbatas. Bisa-bisa kalau kita dating pukul 19.00, sotonya sudah habis. Padahal Iwan, mulai membuka dagangannya baru pukul 17.00, lo! Soto kuning paling enak ditemani emping jengkol. Jangan takut akan baunya, karena dengan pengolahan sedemikian rupa, rasa dan bau jengkol nyaris tak terlacak.
TAOGE GORENG
Jangan lupa mencicipi Tauge Goreng kalau mampir ke Bogor. Salah satu Tauge Goreng yang sangat nikmat disantap adalah Tauge Goreng Ibu Hj. Rodiah di Jl. Jend Sudirman. Walaupun dinamakan taoge goreng, tapi sebetulnya sang taoge sama sekali tidak digoreng. Tauge direbus
bersama mi di atas nampan yang dipanaskan dengan api dari bara arang. Taoge yang sudah matang ini lalu disajikan bersama tahu goreng, lontong dan disiram kuah taoco yang dimasak bersama oncom dan bumbu.
Meski tiap pedagang taoge goreng selalu menyediakan bangku seadanya tempat kita makan, toh, orang lebih suka membawa pulang. Ternyata taoge yang dibawa pulang, lebih lezat dan harum. Apa rahasianya? Kemasan taoge yang berupa daun patat ternyata membuat taoge
Goreng lebih nikmat dan harum. Harga per porsi taoge goring berkisar Rp. 3.500. Selain, di depan toko roti Lautan, tauge goreng Hj. Rodiah bisa juga ditemui di Pasar Anyar. "Yang di sini sehari membutuhkan 10 kilogram taoge seharinya," kata Ishak Sopandi, sang pengelola.
UJIAN YANG MEMBAHAGIAKAN
Ujian adalah bagian dari pembelajaran, yaitu proses pengembangan dan pemberdayaan diri yang mesti dialami dengan martabat. Orang punya beragam sikap dan cara menghadapi peristiwa ujian. Kebanyakan dengan rasa tegang dan takut. Saat ujian sering membuat orang emosional hingga banyak yang tak mampu menguasai diri. Efek psikosomatis, seperti sakit perut, pusing-pusing, atau mual, pun muncul. Memang itu hal yang manusiawi, tapi akibatnya konsentrasi buyar. Daya nalar saat mempersiapkan ujian terganggu. Persiapan ujian menjadi kacau. Hal yang sama terjadi saat menjalani ujian.
Dinamika kondisi emosi dan nalar inilah yang sering kali mewarnai peristiwa ujian. Tak heran kalau setiap ada peristiwa ujian kita menemukan banyak fakta yang mengejutkan. Siswa yang sehari-hari berprestasi justru hasilnya tidak memuaskan. Bahkan gagal. Namun, kegagalan ujian bukan hanya karena gugup, bingung, takut, atau tegang.beberapa siswa gagal mencapai hasil optimal justru karena meremehkan atau kurang cermat. Dengan demikian, perlu sikap bijak memahami suatu hasil ujian.
Ujian yang membahagiakan membutuhkan guru atau dosen berkarakter pembelajar yang sadar dan butuh terus belajar. Sebab, kegagalan pemahaman materi tak selalu disebabkan kelemahan peserta didik. Sering kali permasalahan justru pada para pendidiknya. Sesungguhnya peserta didik adalah mitra, bahkan anugerah yang menuntun para pendidik untuk terus-menerus belajar.
Konon negeri ini butuh banyak guru dan dosen seperti itu, rasanya itulah guru sejati. Ia akan terus membakar semangat belajar dan membangun komunitas pembelajar. Maka, hasilnya adalah ujian yang menjadi peristiwa membahagiakan dan dirinddukan, sekaligus mencerahkan baik anak didik maupun pendidiknya.
Dinamika kondisi emosi dan nalar inilah yang sering kali mewarnai peristiwa ujian. Tak heran kalau setiap ada peristiwa ujian kita menemukan banyak fakta yang mengejutkan. Siswa yang sehari-hari berprestasi justru hasilnya tidak memuaskan. Bahkan gagal. Namun, kegagalan ujian bukan hanya karena gugup, bingung, takut, atau tegang.beberapa siswa gagal mencapai hasil optimal justru karena meremehkan atau kurang cermat. Dengan demikian, perlu sikap bijak memahami suatu hasil ujian.
Ujian yang membahagiakan membutuhkan guru atau dosen berkarakter pembelajar yang sadar dan butuh terus belajar. Sebab, kegagalan pemahaman materi tak selalu disebabkan kelemahan peserta didik. Sering kali permasalahan justru pada para pendidiknya. Sesungguhnya peserta didik adalah mitra, bahkan anugerah yang menuntun para pendidik untuk terus-menerus belajar.
Konon negeri ini butuh banyak guru dan dosen seperti itu, rasanya itulah guru sejati. Ia akan terus membakar semangat belajar dan membangun komunitas pembelajar. Maka, hasilnya adalah ujian yang menjadi peristiwa membahagiakan dan dirinddukan, sekaligus mencerahkan baik anak didik maupun pendidiknya.
BERHENTILAH SEKOLAH SEBELUM TERLAMBAT
Jika orientasi pendidikan adalah untuk mencetak tenaga kerja guna kepentingan industry dan membentuk mentalitas pegawai katakanlah hingga dua decade ke depan yang akan dihasilkan adalah jutaan calon penganggur. Sekarang saja ada sekitar 750.000 lulusan program diploma dan sarjana yang menganggur. Jumlah penganggur itu akan makin membengkak jika ditambah jutaan siswa putus sekolah dari tingkat SD hingga SLTA.
Jadi, untuk apa sebenarnya generasi bangsa bersekolah hingga ke perguruan tinggi? Jika jawabannya agar mereka bisa jadi pegawai, fakta yang ada sekarang menunjukkan orientasi tersebut keliru. Dari 105 juta tenaga kerja yang sekarang bekerja, lebih dari 55 juta pegawai adalah lulusan SD. Pemilik diploma hanya sekitar 3 juta orang dan sarjana sekitar 5 juta orang. Jika sebagian besar lapangan kerja hanya tersedia untuk lulusan SD, lalu untuk apa anak-anak kita harus buang-buang waktu dan uang demi melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi?
Faktanya sekarang semakin tinggi pendidikan juga ternyata tidak menjamin mudah mendapat pekerjaan . yang diperlukan sekarang adalah menggali kreativitas dan imajinasi. Dua hal yang susuah dimiiliki begitu saja, pendidikan sekolah sampai perguruan tinggi memang penting tapi ada kadangnya kita bisa mendapat ilmu pengetahuan di luar. Kini ilmu pengetahuan sudah tesedia secara digital, bisa lewat internet di computer, warnet , maupun telpon genggam. Hanya bagaimana kita mengembangkannya dengan imajinasi dan kreativitas hingga bisa menciptakan sesuatu yang tidak hanya berguna untuk diri sendiri tapi juga untuk orang banyak.
Jadi, cukup berikan kemampuan menggunakan kompuer, mencari sumber informasi yang dibutuhkan di internet, dan bahasa inggris secukupnya karena di dunia maya tersedia mesin penerjemah aneka bahasa yang instan. Anak-anak cukup sekolah 12 tahun saja. Mereka tidak usah jadi pegawai. Dunia kreatif yang bernilai tinggi tersedia untuk mereka, sepanjang manusia masih ada.
Sumber : opini@kompas.com
Jadi, untuk apa sebenarnya generasi bangsa bersekolah hingga ke perguruan tinggi? Jika jawabannya agar mereka bisa jadi pegawai, fakta yang ada sekarang menunjukkan orientasi tersebut keliru. Dari 105 juta tenaga kerja yang sekarang bekerja, lebih dari 55 juta pegawai adalah lulusan SD. Pemilik diploma hanya sekitar 3 juta orang dan sarjana sekitar 5 juta orang. Jika sebagian besar lapangan kerja hanya tersedia untuk lulusan SD, lalu untuk apa anak-anak kita harus buang-buang waktu dan uang demi melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi?
Faktanya sekarang semakin tinggi pendidikan juga ternyata tidak menjamin mudah mendapat pekerjaan . yang diperlukan sekarang adalah menggali kreativitas dan imajinasi. Dua hal yang susuah dimiiliki begitu saja, pendidikan sekolah sampai perguruan tinggi memang penting tapi ada kadangnya kita bisa mendapat ilmu pengetahuan di luar. Kini ilmu pengetahuan sudah tesedia secara digital, bisa lewat internet di computer, warnet , maupun telpon genggam. Hanya bagaimana kita mengembangkannya dengan imajinasi dan kreativitas hingga bisa menciptakan sesuatu yang tidak hanya berguna untuk diri sendiri tapi juga untuk orang banyak.
Jadi, cukup berikan kemampuan menggunakan kompuer, mencari sumber informasi yang dibutuhkan di internet, dan bahasa inggris secukupnya karena di dunia maya tersedia mesin penerjemah aneka bahasa yang instan. Anak-anak cukup sekolah 12 tahun saja. Mereka tidak usah jadi pegawai. Dunia kreatif yang bernilai tinggi tersedia untuk mereka, sepanjang manusia masih ada.
Sumber : opini@kompas.com
MEMBENAHI PASAR TRADISIONAL
Pasar tradisional? Pasti sudah tau bagaimana kondisinya, becek, kotor, dan sesak karena tempat yang tidak tertata. Berdasarkan data Kementrian Perdagangan, dari sekitar 14.000 pasar tradisional yang sudah terdata, sekitar 95 persen kondisinya tidak layak. Pasar-pasar tersebut harus direvitalisasi agar tetap eksis, di tengah masifnya ekspansi pasar modern. Pasar tradisional yang sudah tidak layak rata-rata usianya sudah di atas 20 tahun.
Revitalisasi menjadi kebutuhan mendesak, tetapi harus diingat bukan hanya merehabilitasi fisiknya. Harus dilakukan secara menyeluruh dan harus mampu menjadikan pasar tradisional sebagai ikon perekonomian bangsa, indicator denyut ekonomi suatu daerah, serta identitas social ekonomi masyarakat setempat. Untuk mewujudkannya, revitalisasi harus memerhatikan beberapa aspek. Tata kelola pasar tradisional yang burruk akan menghambat revitalisasi karena membuat bangunan fisik yang sudah megah justru menjadi mandul. Pengelolaan tak hanya menyangkut perawatan, tetapi juga persoalan sampah, distribusi, dan retribusi.
Jika aspek-aspek tersebut terpenuhi, pasti akan sangat nyaman berada di pasar tradisonal. Tidak perlu lagi dikotomi pasar tradisional dan pasar modern. Yang ada hanyalah segmentasi produk. Pasar tradisional lebih unggul dalam penyediaan barang hasil bumi, seperti sayuran dan bahan kebutuhan pokok lainnya. Sebaliknya, barang pabrikan seperti susu, minuman, dan baju ada di pasar modern.
Revitalisasi menjadi kebutuhan mendesak, tetapi harus diingat bukan hanya merehabilitasi fisiknya. Harus dilakukan secara menyeluruh dan harus mampu menjadikan pasar tradisional sebagai ikon perekonomian bangsa, indicator denyut ekonomi suatu daerah, serta identitas social ekonomi masyarakat setempat. Untuk mewujudkannya, revitalisasi harus memerhatikan beberapa aspek. Tata kelola pasar tradisional yang burruk akan menghambat revitalisasi karena membuat bangunan fisik yang sudah megah justru menjadi mandul. Pengelolaan tak hanya menyangkut perawatan, tetapi juga persoalan sampah, distribusi, dan retribusi.
Jika aspek-aspek tersebut terpenuhi, pasti akan sangat nyaman berada di pasar tradisonal. Tidak perlu lagi dikotomi pasar tradisional dan pasar modern. Yang ada hanyalah segmentasi produk. Pasar tradisional lebih unggul dalam penyediaan barang hasil bumi, seperti sayuran dan bahan kebutuhan pokok lainnya. Sebaliknya, barang pabrikan seperti susu, minuman, dan baju ada di pasar modern.

